*Soal Rekening Korban Tsunami, Bank Miliki Waktu Sampai 2009

Banda Aceh | Harian Aceh
Bank Indonesia (BI) mengimbau seluruh bank konvensional untuk mengumumkan rekening korban tsunami yang tak memiliki ahli waris. ”Harus diumumkan berapa pun nilainya,” kata Kepala BI Wilayah Aceh, Nawawi.

BI akan membuat jadwal bagi bank untuk mengumumkan dana-dana tersebut sesuai dengan Undang-undang No. 48 tahun 2007. ”Mereka akan kita imbau untuk mengumumkan tiga kali yakni pada Juni 2008, November 2008 dan April 2009,” kata, Nawawi kepada Harian Aceh di ruang kerjanya, Senin (21/4).
Di sisi lain, dia mengingatkan BI dalam posisi ini hanya bisa mengimbau sebab tidak ada UU yang menetapkan sanksi bagi bank yang menolak mempublikasikan dana seperti itu. ”Jadi kita hanya mengimbau,” katanya.
Hanya saja, dia mengingatkan amanah UU No. 48 tahun 2007 yang menggantikan UU No.2 tahun 2007 menyebutkan bahwa bank harus sudah melakukan upaya penjelesaian terhadap rekening-rekening simpanan (giro, tabungan, deposito) nasabah yang meninggal kepada ahli waris, setelah adanya keterangan sebagai ahli waris yang berhak menerima warisan dari mahkamah Syariah. ”Bank juga harus mengumumkan rekening korban yang tidak mempunyai ahli waris lagi, paling sedikit tiga kali dalam kurun waktu dua tahun,” kata Nawawi. ”Jadi ini dihitung sejak 5 September 2007 sampai dengan 4 September 2009.”
Sampai detik ini belum diketahui berapa sesungguhnya uang korban tsunami tanpa pewaris yang masih mengendap di rekening bank. Ada yang menyebut dana itu kurang lebih Rp3,5 triliun, akan tetapi Nawawi menyatakan tak tahu, karena belum ada bank yang mengumumkan.
Nawawi menjelaskan dana korban tsunami yang tak memiliki ahli waris itu nantinya akan diserahkan ke baitulmal atau balai harta peninggalan setelah memperoleh penetapan dari pengadilan yang berwenang. ”Namun permintaan untuk mengumumkan warisan/tabungan korban yang tidak mempunyai ahli waris, sampai saat ini belum dilakukan oleh bank yang bersangkutan,” katanya.
Dia menambahkan, BI tidak bisa mengintervensi lebih jauh masalah rekening yang tidak mempunyai ahli waris tersebut di bank-bank konvensional, namun BI sudah berulang kali memintanya untuk dipublikasikan. ”Banyak atau sedikit, ada atau tidaknya rekening yang tidak lagi ada ahli waris harusnya dipublikasikan,” demikian Nawawi. rta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: