, Bola Pemilihan Gubernur BI

News Opini
TAJUK

SINDO
Senin, 18/02/2008

BOLApemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI) kini berada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Presiden telah mengirimkan dua nama calon gubernur bank sentral untuk dipilih DPR melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan.

Siapa yang akan dipilih untuk mengendalikan otoritas moneter tergantung pada sikap negarawan atau semata-mata sikap politik DPR. DPR memiliki kewenangan penuh untuk menilai dua calon Gubernur BI yang diajukan Presiden pada 17 Februari lalu. Ada baiknya, sebelum menggelar pemilihan resmi, DPR mendengarkan masukan dari berbagai pihak atas kedua calon orang nomor satu di bank sentral. Saran, masukan, kritikan, dan suara dari berbagai pihak perlu menjadi pertimbangan mendalam dalam menentukan pilihan.

Siapa pun nanti yang diputuskan menjadi Gubernur BI, tak semata-mata alasan politik, tapi memang orang yang benar-benar kredibel, memiliki kapasitas dan kapabilitas, serta berjiwa negarawan. Dalam pemilihan gubernur nanti, DPR harus benarbenar memiliki sikap kemandirian dan kenegarawanan. Penilaian dan argumentasi yang digunakan untuk memilih Gubernur BI harus benar-benar objektif demi kepentingan BI dalam mengelola otoritas moneter.
Continue reading