Kemerdekaan Kosovo

TAJUK HARIAN ACEH
19 FEBRUARI 2008

Hari Ahad (17/02), Kosovo menyatakan diri merdeka, berpisah dengan Serbia. Provinsi Serbia yang dihuni mayoritas etnis Albania tersebut resmi berdiri sebagai negara berdaulat. Perpisahan ini diharapkan mengakhiri kisah penderitaan panjang warga etnis Albania di salah satu negara bekas Yugoslavia tersebut.
Warga Kosovo yang sebagian besar muslim, 96%, bersuka cita. Kembang api mewarnai langit Kosovo dan puluhan ribu warga Kosovo turun ke jalan-jalan di ibukota Pristina untuk merayakan kemerdekaannya.
Tentu saja, pesta ini disambut marah pemerintah Serbia. Perdana Menteri Serbia Vojislav Kostunica menuding Kosovo sebagai ’negara palsu’. Presiden Serbia Boris Tadic menyatakan bahwa negaranya tidak akan pernah mengakui kedaulatan Kosovo.
Muslim Kosovo meminta dunia Islam segera menyatakan pengakuan atas kemerdekaan negara mereka secara resmi. Mereka juga meminta agar dunia Islam turut membantu pengembangan negara mereka agar lebih baik di masa mendatang.
Shabri Bagouri, Ketua Imam Islam di Kosovo menyerukan agar dunia Islam mengakui segera negara Kosovo. “Kosovo kini sangat memerlukan dukungan politik dari negara Islam untuk mengokohkan eksistensinya. Juga, dukungan ekonomi sehingga Kosovo bisa bangkit menjadi negara maju.”
Indonesia yang dihuni mayoritas muslim sampai detik ini belum mengeluarkan statemen dukungan. Bahkan ada indikasi, pemerintah kita ‘menyesalkan’ peristiwa tersebut yang dianggap sebagai ‘kegagagal’ di meja perundingan.
Memang masalah Kosovo adalah masalah tarik menarik kepentingan Eropa dan AS di satu sisi, dan Rusia di sisi lain. Serbia menduduki lokasi vital dan strategis di wilayah Balkan, serta mempunyai hubungan yang erat secara tradisi, budaya dan agama dengan Kristen Ortodox Rusia. Saat ini, khususnya setelah pecahnya Yugoslavia, Serbia menikmati hak istimewa dan mendapatkan ibukota Belgrade, bekas ibukota Yogoslavia.
Serbia juga menjadi lebih dekat dengan Rusia dan bertindak mewakili Rusia di baris terdepan di wilayah Balkan. Atas pengaruh Rusialah, Serbia keluar dari Uni Eropa dan menentang kebijakan-kebijakan AS di Balkan, yang juga bertujuan untuk mendapatkan pengaruh di Balkan (Eropa Timur) agar bisa memukul AS di sarangnya.
Itulah sebabnya AS berencana memisahkan Montenegro yang masih menyatu dengan Serbia. Untuk mencapai maksud tersebut, AS memberikan bantuan kepada gerakan sparatis di Montenegro.
Sebagian kalangan berpendapat, AS terlibat dalam upaya pemisahan Kosovo dari Serbia, bukan untuk kepentingan muslim di sana, tetapi untuk memperlemah Serbia dan berusaha memutuskan ikatan terakhir yang dimiliki Rusia di Balkan. Dalam hal ini, AS berharap bisa menjalankan agendanya di wilayah tersebut tanpa mendapatkan perlawanan dari Serbia, yang didukung Rusia.
Lepas dari pada itu, Kosovo adalah simbul ketertindasan sebuah provinsi di sebuah negara. Ribuan orang meninggal saat konflik terjadi.
Kemerdekaan Kosovo adalah keputusan akhir, inspirasi dari sebuah proposal yang diajukan pengamat internasional, mantan Presiden Finlandia, Martti Ahtisaari. Tokoh sama yang memfasilitasi perundingan Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki yang berhasil melahirkan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki. Sebuah kesepakatan yang menjadi dasar perdamaian di bumi Aceh ini.
Kosovo adalah wilayah paling miskin di kawasan Eropa Selatan. Namun memiliki potensi kekayaan alam yang cukup besar. Batu-bara, tambang besi, susu dan anggur dapat menjamin keberlangusngan pertumbuhan ekonomi negeri itu. Semua itu dapat terjadi dengan satu syarat, Kosovo memiliki status politik yang jelas.
Kosovo memerlukan kemerdekaan untuk memperbaiki nasibnya. Dan kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu, sudah sepatutnya bila Indonesia mengeluarkan dukungan secara simpatik. (*)

DITULIS MIFTAH H. YUSUFPATI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: