<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kabinetindonesia's Weblog</title>
	<atom:link href="http://kabinetindonesia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Nov 2008 15:47:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kabinetindonesia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kabinetindonesia's Weblog</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kabinetindonesia.wordpress.com/osd.xml" title="Kabinetindonesia&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kabinetindonesia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>korupsi dari sabang sampai merauke</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/korupsi-dari-sabang-sampai-merauke/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/korupsi-dari-sabang-sampai-merauke/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 15:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miftah H. Yusufpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[KORUPSI]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabinetindonesia.wordpress.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA KPK TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DI BEA CUKAI Pada 20 Oktober Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Agus Syafiin Pane sebagai tersangka dugaan korupsi di instansi bea dan cukai. Nama Agus Syafiin Pane disebut-sebut termasuk dalam daftar pencegahan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan Ham. Permohonan pencegahan itu diajukan oleh KPK melalui surat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=258&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA<br />
KPK TETAPKAN TERSANGKA<br />
KORUPSI DI BEA CUKAI<br />
Pada 20 Oktober Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Agus Syafiin Pane sebagai tersangka dugaan korupsi di instansi bea dan cukai.<br />
Nama Agus Syafiin Pane disebut-sebut termasuk dalam daftar pencegahan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan Ham.<br />
Permohonan pencegahan itu diajukan oleh KPK melalui surat bernomor KEP 361/01/10/2008 tertanggal 10 Oktober 2008. Surat tersebut menyebutkan beberapa nama yang dicegah ke luar negeri adalah Agus Syafiin Pane (ASP), Natigor Pangapul Manalu (NPM), Piyossi (P), Eddy Iman Santoso (EIS), dan Pangihutan Manahara Uli Marpaung (PMM). Mereka adalah pejabat pemeriksa dokumen di kantor Bea Cukai Tanjung Priok.<br />
Selain itu juga ada nama Hilda Sumandi (HS), seorang ahli pabean PT Gemilang Ekspprindo.</p>
<p>MAGELANG<br />
KORUPSI PENGEMBANGAN<br />
GOR DISIDANGKAN<span id="more-258"></span>Pada 20 Oktober lalu Pengadilan Negeri Kota Magelang, mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi kasus pengembangan Gedung Olahraga (GOR) Samapta menjadi Stadion Madya Kota Magelang, dengan terdakwa yang juga makelar tanah, HS (49).<br />
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Endang Wilujeng, S.H., dengan dua anggota masing-masing Taufik Rahman, S.H., dan Setyawati Yuni Riyanti, S.H.<br />
Perkara itu melibatkan pula mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Surasmono, mantan Asisten I Sekda, Suko Tri Cahyo, mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Djuwahir dan mantan Kepala Sub Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan, Roy Sutaris. Keempat tersangka itu kini berada di Lembaga Pemasyarakatan Magelang dengan status tahanan Kejaksaan Negeri Kota Magelang.</p>
<p>GORONTALO<br />
SIDANG KASUS KORUPSI DANA<br />
STADION DI BOALEMO DIGELAR<br />
Pada 21 Oktober lalu, Persidangan kasus dugaan korupsi dana Stadion Olahraga yang mencuat sejak tahun 2003 di Kabupaten Boalemo kembali digelar dengan memeriksa dua tersangka dalam kasus tersebut<br />
Dua tersangka yang digiring ke meja hijau tersebut adalah Ardiyanto sebagai pimpinan proyek serta Abdul Wahab sebagai kosultan.</p>
<p>SINGKAWANG<br />
KEJARI TAHAN TERSANGKA KORUPSI RP2 MILIAR<br />
Pada 21 Oktober lalu  Kejaksaan Negeri Singkawang, menahan dua tersangka kasus korupsi APBD Kota Singkawang tahun anggaran 2005 dan 2006 yang merugikan negara sebesar Rp2 miliar.<br />
Kedua tersangka berinisial IA, mantan Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kota Singkawang dan Li, mantan pemegang kas di DPRD Kota Singkawang.<br />
Keduanya kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singkawang.</p>
<p>JAKARTA<br />
POLRI CEKAL LIMA<br />
TERSANGKA KORUPSI<br />
PERTAMINA<br />
Pada 24 Oktober  Polri telah meminta kepada Ditjen Imigrasi untuk mencekal lima tersangka terkait kasus dugaan korupsi impor minyak mentah oleh PT (Persero) Pertamina agar mereka tidak dapat pergi ke luar negeri.<br />
Cekal dilakukan selama satu tahun dengan tujuan agar para tersangka tidak melarikan diri ke luar negeri sehingga dapat mengganggu proses hukum.<br />
Kendati demikian, penyidik Polri belum menahan para tersangka.</p>
<p>JAMBI<br />
KASUS KORUPSI SUBSIDI BBM DILIMPAHKAN KE PENGADILAN<br />
25 Oktober lalu kasus dugaan korupsi dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp100 juta di Kec. Mestong Kab. Muarojambi, yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Sengeti dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sengeti untuk disidangkan.  Tersangkanya adalah  mantan Ketua KUD Usaha Bina Desa Mestong, Ahmad Zaharisam.<br />
Kasus dugaan penyelewengan dana subsidi BBM membuat negara mengalami kerugian lebih kurang Rp 100 juta. Selama proses penyidikan tersangka sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 10 juta.<br />
Selain itu Kejari Sengeti juga tidak hanya melimpahkan kasus dana subsidi BBM, juga melimpahan kasus dugaan tindak pidana korupsi penggemukan donasi sapi di Petaling dengan tiga tersangka yakni Bona Tindaon mantan Ketua KUD Marga Jaya, Zairun mantan Bendahara, dan Kuswanto mantan Sekretaris KUD.<br />
Dalam kasus itu negara dirugikan senilai Rp 36 juta, dan dari ketiga tersangka sudah ada yang mengembalikan uang, namun kasus tersebut tetap diteruskan ke persidangan.</p>
<p>JAKARTA<br />
TERSANGKA  KEMBALIKAN<br />
RP425 JUTA<br />
Pada 27 Oktober lalu,  Wahyu Kurnia, tersangka dugaan korupsi pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran di Provinsi Jawa Barat (Jabar), mengembalikan Rp425 juta kepada negara melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).<br />
Wahyu Kurnia mengaku uang itu didapat dari rekanan proyek pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran di Jawa Barat.<br />
KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Mereka adalah mantan Gubernur Jawa Barat Dany Setiawan, mantan Kepala Biro Pengendalian Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ijudin Budhyana, Direktur PT Setiajaya Mobilindo Yusuf Setiawan, dan mantan Kepala Biro Perlengkapan Pemprov Jawa Barat Wahyu Kurnia.<br />
KPK menduga telah terjadi tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan yang menggunakan keuangan daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2003-2004 itu.</p>
<p>MANADO<br />
SEMBILAN TERSANGKA<br />
KORUPSI PERUMAHAN<br />
BENCANA ALAM DITAHAN<br />
Pada 26 Oktiber lalu sebanyak sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan perumahan bencana alam di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah ditahan Polda Sulawesi Utara (Sulut).<br />
Dalam penanganan kasus korupsi pembangunan perumahan bagi korban bencana alam di Desa Suluun Kecamatan Tareran, Minsel, kepolisian telah menetapkan sepuluh orang tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan tersangka ditahan di Mapolda Sulut.<br />
Kesembilan tersangka itu antara lain, LM salah seorang kontraktror, RS Pengawas Tehnis dari Dinas Pemukiman dan Prasarana wilayah Sulut, serta DM Konsultan Pengawas. AM, DL HRW semuanya adalah tim pengendali dari Staf Biro Pembangunan Sulut, serta JR tim Pengendali dari Dinas Sosial Sulut.<br />
Kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan terhadap NS salah seorang tersangka lainnya dalam kasus proyek bantuan bagi korban bencana alam tanah longsor dan banjir bandang tersebut.</p>
<p>MANADO<br />
WALIKOTA MANADO TERSANGKA KORUPSI RP46 MILIAR<br />
Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).<br />
Imba, panggilan akrab Jimmy Rimba Rogi diduga terlibat korupsi dana APBD Manado Tahun 2006 sebesar Rp46 miliar.</p>
<p>BIAK<br />
SIDANG PERDANA KORUPSI PENGADAAN MEBEL<br />
Pada 28 Oktober,  digelar sidang perdana kasus tindak pidana korupsi pengadaan maubeler SMA YPPK senilai Rp349 juta dengan terdakwa HJR dan PL di Pengadilan Negeri (PN) Biak.<br />
Sidang ini dipadati pengunjung termasuk sekitar 150 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) Biak.</p>
<p>CIANJUR<br />
TERSANGKA SERAHKAN<br />
UANG KE PENGADILAN<br />
Terdakwa kasus korupsi pembangunan Pasar Hewan Cianjur, Rohman menyerahkan uang sebesar Rp70 juta ke Pengadilan Negeri Cianjur, Selasa 28 Oktober 2008. Besan Bupati Cianjur ini mengaku telah melakukan kesalahan, dan menyerahkan uang jaminan Rp 70 juta sebagai pengganti kerugian negara dalam pembangunan Pasar Hewan Cianjur.<br />
Saat menyerahkan uang tersebut, Rohman didampingi anak serta menantunya.<br />
Rohman diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam pembangunan Pasar Hewan Cianjur, dimana ia membuat laporan palsu perihal bahan bangunan yang digunakan, dan pembangunan proyek tersebut tidak sesuai dengan gambar.</p>
<p>MATARAM<br />
19 TERSANGKA  TAHANAN TITIPAN<br />
Sebanyak 19 orang tersangka kasus dugaan korupsi yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) berstatus tahanan titipan. Tahanan titipan kasus dugaan korupsi terbaru adalah mantan Gubernur NTB Drs H Lalu Serinata, menghuni lapas sejak  27 Oktober 2008.<br />
Serinata tersangka kasus penyalagunaan dana APBD NTB tahun anggaran 2001-2002 sebesar Rp25 miliar, dan dana APBD tahun anggaran 2003 sebesar Rp17,5 miliar. Gubernur NTB periode 2003-2008 itu, dijebloskan ke Lapas Mataram oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.<br />
Tahanan titipan kejaksaan dan kepolisian terkait kasus korupsi antaranya Drh Soleh Anwar Kepala Balai Karantina Hewan Kelas II Lembar NTB, dan Drh I Made Sutirta Kasi Layanan Teknis pada Balai Karantina Hewan Kelas II Lembar.  Sebelumnya, lapas juga menerima tahanan titipan kejaksaan dalam kasus dugaan korupsi yakni Hj Baiq Magdalena (mantan Kepala Dinas Kesehatan NTB).<br />
Sebanyak 19 tersangka kasus dugaan korupsi yang berstatus tahanan titipan tersebut merupakan bagian dari 328 orang tahanan (titipan kejaksaan dan polisi). Sementara jumlah penghuni Lapas Mataram per 30 Oktober 2008 sebanyak 540 orang yang terdiri 328 tahanan, dan 212 narapidana.</p>
<p>KENDARI<br />
JAKSA JEBLOSKAN<br />
KETUA DPRD KONAWE<br />
Tim Jaksa Kejari Unaaha, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhir Oktober mengeksekusi Ketua DPRD setempat, Abdul Samad (67) masuk penjara karena terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Eksekusi terhadap Ketua DPRD Konawe bersama enam anggota dewan lainnya dipandang Kejati Sultra sesuai dengan hukum yang berlaku.<br />
Selain menjebloskan pimpinan lembaga terhormat, eksekutor juga menggiring enam wakil rakyat, yakni Agus Tamburaka, Samanhudi, Akhdan, Yunus Supu, Takdir dan Hasan Basri ke terali besi.</p>
<p>MAKASSAR<br />
WALIKOTA PAREPARE<br />
TERSANGKA KORUPSI<br />
Kepolisan Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menyerahkan tersangka Walikota Parepare, ZK dalam kasus  tindak pidana korupsi pembangunan PT Pares Bandar Madani (PBM) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, di Makassar 30 Oktober 2008. Terkait kasus ini ZK melakukan penyalahgunaan dana APBD senilai Rp1,5 miliar pada 2006<br />
Walikota yang baru saja dilantik beberapa   waktu lalu oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) itu tidak ditahan. Tersangka dalam penilaian polisi cukup kooperatif dan tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti (BB). Lebih dahulu dari ZK adalah FL dan UU beserta berkas-berkas pemeriksaan sudah dinyatakan lengkap dan telah di P21.</p>
<p>MADURA<br />
KEJARI TETAPKAN EMPAT<br />
TERSANGKA KASUS KORUPSI PKPRI<br />
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menetapkan empat orang tersangka yang diduga terlibat kasus korupsi di Persatuan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) pada pekan pertama November 2008.<br />
Penetapan empat tersangka itu dilakukan setelah Tim Pidsus Kejari Pamekasan melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan uang negara Rp1,03 miliar itu.<br />
Dugaan korupsi di PKPRI terjadi pada 2001-2002. Terungkap setelah salah satu karyawan PKPRI melapor ke Kejaksaan Negeri Pamekasan. Empat tersangka dalam kasus tersebut yaitu SP (51) warga Jalan Bonorogo, Pamekasan, SE (45) warga Jalan Ronggosukowati, KM (33) warga Jalan Sersan Mesrul, dan EF (40) pegawai RSD Pamekasan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=258&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/korupsi-dari-sabang-sampai-merauke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852297ca22ed3dc67b2e2abbdce2dc8a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>asmar oemar saleh: &#8220;mereka sesatkan klien&#8221;</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/asmar-oemar-saleh-mereka-sesatkan-klien/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/asmar-oemar-saleh-mereka-sesatkan-klien/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 15:46:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miftah H. Yusufpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabinetindonesia.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Pengakuan tersangka penikmat aliran dana Bank Indonesia (BI), Hamka Yamdhu, membuat heboh karena menyeret sejumlah anggota DPR, termasuk yang kini menjadi menteri. Tindakan berani Hamka ini ternyata didorong oleh sang pengacaranya. &#8220;Bahkan seorang tersangka pun dapat membantu pemerintah memberantas korupsi,&#8221; kata Asmar Oemar Saleh, penasihat hukum Hamka, kepada Asyaro G. Kahean dari Kabinet. Banyak kalangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=256&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengakuan tersangka penikmat aliran dana Bank Indonesia (BI), Hamka Yamdhu, membuat heboh karena menyeret sejumlah anggota DPR, termasuk yang kini menjadi menteri. Tindakan berani Hamka ini ternyata didorong oleh sang pengacaranya. &#8220;Bahkan seorang tersangka pun dapat membantu pemerintah memberantas korupsi,&#8221; kata Asmar Oemar Saleh, penasihat hukum Hamka, kepada Asyaro G. Kahean dari Kabinet.<br />
Banyak kalangan menyebut Asmar memang selalu punya cara lain dalam membela kliennya. Pimpinan AOS Law Firm ini yang juga pendiri Reform Institute ini pernah mengajak teman-temannya sesama advokad untuk membuat sumpah anti sogok. &#8220;Sayang, nggak ada yang berani,&#8221; katanya terkekeh.<br />
Mantan Deputi III Bidang Penanggulangan Pelanggaran HAM Kantor Menteri Negara Urusan HAM periode 1999-2000 ini memandang, reformasi belum menghasilkan generasi baru. “Tokoh-tokoh politik yang ada telah terkooptasi budaya masa sebelumnya. Mereka yang dulu menggebu-gebu dan turut aktif menggulirkan reformasi, bahkan banyak sekali yang terperangkap dalam jaringan tokoh-tokoh yang telah terkooptasi itu,” katanya.<br />
Lalu ia bicara seputar skandal aliran dan BI dan &#8216;budaya&#8217; upeti dalam masyakat Indonesia. Nah, kultur&#8211;bila boleh disebut begitu&#8211; itulah yang melahirkan korupsi berjamaah seperti skandal aliran dana BI yang juga melibatkan kliennya itu. Dia menyebut Burhanuddin adalah pejabat yang terbawa arus kultur itu. Ia tak mampu melawan kultur itu sehingga harus menerima takdir sebagai koruptor yang dipenjara.<br />
Berikut petikan wawancara selengkapnya.<br />
Aulia Pohan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka juga. Komentar Anda?<br />
Ini memang agak terlambat. Harusnya dia sudah ditetapkan sejak Burhanuddin Abdullah ditahan. Mereka berdua ikut bertanggung jawab atas aliran dana BI. Ini fakta hukum.<br />
Burhanuddin Abdullah divonis bersalah. Apakah Aulia bakal bernasib sama?<br />
KPK menetapkan seseorang sebagai tersangka koruptor itu setelah memiliki dasar hukum kuat. Jadi, tak sembarangan. Hanya saja, terkadang teman-teman advokat sering memberi arahan yang menyesatkan. Dia berani meyakinkan kliennya  akan bebas. Itu kan bohong. Ujung-ujungnya ingin mengeruk uang kliennya.<br />
Coba Anda perhatikan, secara hukum, para terdakwa itu jelas bersalah. Bagaimana mungkin advokat berani menjamin mereka akan bebas. Kalau bukan untuk mengeruk duit kliennya?<br />
Biasanya, mereka mengarahkan sang klien untuk &#8216;menyogok&#8217; aparat hukum dsb. Sepanjang yang saya ketahui sampai sekarang KPK masih bersih. Nggak akan mau terima sogok.  Anehnya, para tersangka itu bisa ditipu.<br />
Cara-cara seperti ini sungguh menyedihkan. Selain terkesan adanya tidakan curang, juga berkecenderungan pada lemahnya edukasi hukum terhadap masyarakat oleh advokat.<br />
Atas dasar itu pula saya pernah mengajak teman-teman untuk mendeklarasikan anti-suap. Sayang, nggak ada yang berani.<br />
Lalu, bagaimana harusnya?<br />
Mestinya seorang advokat itu mampu menjelaskan kepada kliennya dengan benar. Apabila kliennya benar-benar melanggar hukum maka harus dijelaskan bahwa dia melanggar hukum. Dan advokat harus mampu menggiring agar kliennya berkata jujur di depan pengadilan.<br />
Selanjutnya, advokat menjelaskan bagaimana strateginya untuk memberikan keringanan hukuman atas pelanggaran itu. Jadi jangan malah mendorong klien untuk menyogok jaksa dan hakim.<br />
Saya pikir, kalau advocad itu mampu bekerja secara profesional tentu sangat membantu upaya-upaya penegakan supremasi hukum di tanah air. Hal demikian hendaknya juga dilakukan jaksa dan para hakim dalam menangani kasus-kasus hukum.</p>
<p>Wah, kalau begitu bisa-bisa klien agah dibela dong?<br />
Siapa bilang? Buktinya klien saya tidak lari.<br />
Apakah cara ini lazim?<br />
Saya punya pengalaman mendam-pingi Hamka Yamdhu. Saya sebenarnya enggan membela tersangka korupsi. Saya menerima tawaran Hamka, dengan mengajukan dua syarat. Pertama, saya melarang ia untuk melakukan suap terhadap aparat hukum dalam hal ini KPK. Kedua, dia harus membantu KPK membongkar skandal aliran dana BI sampai tuntas.  Dengan begitu, saya juga turut memberantas korupsi di negeri ini.<br />
Itu sebabnya Hamka akhirnya menyebut seluruh anggota DPR yang menerima duit BI.  Dan sampai detik ini, Hamka tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk aparat hukum.<br />
Tindakan Hamka ini kalau di Korea mendapatkan reward, yakni diberi uang dengan nilai sekian,  dibebaskan dari segala tuntutan hukum serta jabatannya tidak diganggu,. Di luar itu, Hamka juga mendapatkan pengamanan yang memadai. Mengapa? Karena Hamka membantu pemberantasan korupsi.<br />
Jadi, Anda mau menjadi pengacara Hamka bukan karena keyakinan dia tidak bersalah?<br />
Tidak. Tapi saya berjuang untuk meringankan hukumannya, kalau bisa dibebaskan karena dia telah membantu pemberantasan korupsi di negeri ini. Kalau bisa statusnya diturunkan menjadi saksi.<br />
Lalu, apa catatan Anda tentang pembelaan terhadap Burhanuddin?<br />
Boleh jadi memang ada yang tak beres dengan advokasi.  Wajar jika Burhanuddin sampai sekarang menganggap dirinya tak bersalah. Padahal secara hukum dia bersalah. Seharusnya sejak awal ia membongkar saja semuanya. Soalnya, dia itu korban kultur. BI itu disclamer dan dia menempuh jalan penyelamatan dengan cara  lazim ditempuh pejabat lain. Begitu juga ketika ia ingin mengajukan amandemen UUBI. Dia terpaksa merogoh kocek BI untuk ditabur ke DPR. Lazimnya selama ini, kan begitu, bila ingin ada hasilnya. Dia seharusnya menjelaskan itu secara gamblang agar ke depan hal-hal seperti itu tak terjadi lagi.***</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=256&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/asmar-oemar-saleh-mereka-sesatkan-klien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852297ca22ed3dc67b2e2abbdce2dc8a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hukum tak pandang besan presiden</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/hukum-tak-pandang-besan-presiden/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/hukum-tak-pandang-besan-presiden/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 15:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miftah H. Yusufpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabinetindonesia.wordpress.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Skandal aliran dana Bank Indonesia memasuki babak baru. Dalam sehari, dua peristiwa penting terjadi. Burhanuddin Abdullah divonis, Aulia Pohan ditetapkan sebagai tersangka. Terlambat, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Aulia adalah salah satu dari empat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain dia, ada Aslim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=254&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Skandal aliran dana Bank Indonesia memasuki babak baru. Dalam sehari, dua peristiwa penting terjadi. Burhanuddin Abdullah divonis, Aulia Pohan ditetapkan sebagai tersangka. Terlambat, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali.<br />
Aulia adalah salah satu dari empat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain dia, ada Aslim Tadjuddin, Maman H. Soemantri, serta Bunbunan Hutapea.<br />
Sebelum menjadi tersangka, Aulia Pohan adalah sosok yang menjadi “incaran” publik dalam kasus aliran dana BI. Sejumlah pemberitaan di media massa selalu berisi desakan kepada KPK untuk menetapkan Aulia sebagai tersangka.<br />
Hal itu cukup beralasan karena status Aulia sebagai besan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Di tengah pemberitaan yang memojokkan, Presiden Yudhoyono menegaskan tidak akan mengintervensi penegakan hukum. Semua orang memiliki kedudukan yang sama di depan hukum.<br />
Selama proses penyidikan, Aulia selalu bungkam. Setiap kali diperiksa oleh petugas KPK, Aulia selalu berusaha menghindar dari wartawan.  Berbagai fakta tentang Aulia justru terkuak di persidangan perkara aliran dana BI di Pengadilan tindak Pidana Korupsi untuk beberapa terdakwa yaitu mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, mantan Deputi Direktur Hukum BI Oey Hoy Tiong, mantan Kepala Biro Gubernur BI Rusli Simandjuntak, mantan anggota DPR Antony Zeidra Abidin, dan anggota DPR Hamka Yandhu.<br />
Di dalam dakwaan terhadap para terdakwa terungkap bahwa Aulia mengetahui rencana pemberian uang ke para mantan petinggi BI dan anggota DPR.<span id="more-254"></span>Aulia juga tercatat sebagai orang yang memberikan catatan persetujuan pencairan dana dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) hingga mencapai Rp100 miliar.<br />
Bahkan, Aulia adalah koordinator Pengembangan Sosial Kemasyarakatan (PSK), sebuah badan yang bertugas menatausahakan uang dari YPPI. Dalam perkembangannya, uang YPPI itu didistribusikan kepada para mantan petinggi BI dan anggota DPR.<br />
Dalam persidangan juga terungkap bahwa Aulia Tantowi Pohan selaku Deputi Gubernur BI mengakui bahwa aliran BI juga ditujukan untuk promosi sejumlah pejabat untuk menduduki posisi tertentu di bank sentral. Jadi wajar saja jika Aulia Pohon ditetapkan KPK sebagai tersangka.<br />
Itu sebabnya, penetapan status tersangka bagi Aulia Pohan pada 29 Oktober itu menjadi poin penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Keberanian KPK ini diharapkan juga akan terus berlanjut. Soalnya, skandal korupsi di BI tersebut masih menyisakan nama-nama tokoh penting yang kini masih duduk di kursi basah.<br />
Aktor penting lainnya yang sering disebut-sebut dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) adalah Anwar Nasution, Paskah Suzetta, Miranda Gultom dan MS Kaban.<br />
Anwar saat ini adalah Ketua BPK dan termasuk yang paling ngotot membongkat skandal ini. Padahal, saat peristiwa itu terjadi, dia adalah Deputi Senior Gubernur BI. Sedangkan Paskah, Menneg PPN/Kepala Bappenas, saat itu jadi anggota DPR pada komisi yang dikucuri duit BI. Sedang Miranda, dari saat itu sampai sekarang tetap orang penting BI. MS Kaban yang kini Menhut juga anggota DPR-RI bersama Paskah.<br />
Wajar adanya jika banyak pihak menSoal Anwar Nasution, publik sudah mendengar bahwa dalam kesaksiannya, mantan Deputi Gubernur BI, Bun Bunan Hutapea, menyebutkan Anwar turut terlibat. Sebab, dia menyetujui pengambilan dana YPPI Rp100 miliar untuk bantuan hukum sejumlah mantan pejabat BI dalam kasus BLBI, dan amandemen UU BI.<br />
Dalam sidang 16 Juli, Bun Bunan menjelaskan Anwar tidak mengajukan keberatan apapun pada saat Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 22 Juli 2003. Keterkaitan Anwar dalam kasus aliran dana BI juga terungkap dari eksepsi terdakwa aliran dana BI, Anthony Zeidra Abidin. Menurut Anthony pengungkapan BPK atas kasus aliran dana BI lebih karena motif balas dendam akibat Anwar tidak terpilih dalam pemilihan Gubernur BI.<br />
Anwar sendiri membantah motif balas dendam itu.  “Pada bulan Mei 2005, saya panggil Burhanuddin Abdullah. Saya katakan kepada Burhan, bereskan semua persoalan itu. Malu kita besok, kau mau menjadi Gubernur BI ‘yang kedua’,” katanya.<br />
Sedangkan untuk Anthony, Anwar juga mengatakan hal serupa. Wakil Gubernur Jambi itu segera menyelesaikan tabungan YPPI. “Kau ini Wakil Gubernur Jambi dan saya katakan cepat bereskan buku tabungan YPPI dan saya berikan toleransi 1,5 tahun,” ujarnya.<br />
Lain lagi dengan kesaksian Oey Hoey Tiong, mantan Direktur Hukum BI. Dia mengaku dirinya diperintah Anwar untuk memusnahkan dokumen terkait aliran dana BI. “Kamu musnahkan saja dokumen-dokumen itu Oey,” ungkap Oey menirukan Anwar dalam sidang 13 Agustus.  Intruksi pemusnahan dokumen tersebut terkait laporan Oey kepada Anwar tentang kronologis aliran dana BI.<br />
Aktor lainnya Paskah Suzetta (mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR periode 1999-2004). Nama Paskah sangat gamblang disebutkan oleh terdakwa Hamka Yamdhu dalam persidangan di Pengadilan Tipikor akhir Juli lalu 28 Juli lalu. Hamka menyebutkan Paskah menerima aliran dana BI sebesar Rp1 miliar.<br />
Selain Paskah, Hamka juga menyebutkan sebanyak 52 anggota dengan nominal yang beragam. Artinya, ini kasus korupsi berjamaah karena seluruh anggota Komisi IX juga menerima dana dari BI, termasuk MS Kaban.<br />
Akan halnya Miranda bisakah terlepas dari statusnya sebagai anggota Dewan Gubernur BI? Pasalnya, setiap keputusan di BI memang diambil secara kolegial.<br />
Miranda bahkan kemudian disebut-sebut pula terlibat kasus lain. Deputi Senior Gubernur BI ini disebut-sebut Agus Condro, mantan politisi PDI Perjuangan, melakukan suap saat pemilihan Deputi Gubernur BI pada 2004 lalu berupa cek perjalanan. Hal ini pula diperkuat temuan Pusat Pengkajian dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebutkan terdapat 400 cek.<br />
“Kalau dua orang (Miranda Ghultom dan Anwar Nasution, red) ini tidak jelas statusnya, dikhawatirkan akan merusak citra KPK sebagai lembaga antikorupsi,” tegas Peneliti Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Diansyah. ***</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/254/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=254&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/hukum-tak-pandang-besan-presiden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852297ca22ed3dc67b2e2abbdce2dc8a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SKANDAL SEKS SAMPAI DERETAN dugaan KORUPSI GUBRI RUSLI ZAENAL</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/skandal-seks-sampai-deretan-dugaan-korupsi-gubri-rusli-zaenal/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/skandal-seks-sampai-deretan-dugaan-korupsi-gubri-rusli-zaenal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 15:43:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miftah H. Yusufpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabinetindonesia.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Pagi itu, dengan wajah letih Indrati Setyohayuni memasuki satu ruangan di Mabes Polri. Ia bersama sejumlah pegiat LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melaporkan pelecehan seks Gubernur Riau Rusli Zaenal. &#8220;Peringatan Hardiknas itu menjadi petaka buat saya,&#8221; ucap wanita paruh baya ini lirih. Lalu ia bercerita panjang lebar mengenai upayanya menempuh pendidikan S3 yang berakhir di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=252&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi itu, dengan wajah letih Indrati Setyohayuni memasuki satu ruangan di Mabes Polri. Ia bersama  sejumlah pegiat LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melaporkan pelecehan seks Gubernur Riau Rusli Zaenal. &#8220;Peringatan Hardiknas itu menjadi petaka buat saya,&#8221; ucap wanita paruh baya ini lirih. Lalu ia bercerita panjang lebar mengenai upayanya menempuh pendidikan S3 yang berakhir di ranjang sebuah hotel di Surabaya bersama sang gubernur.<span id="more-252"></span>&#8220;Saya dizinahi Pak Gubernur,&#8221; katanya menyebut pria yang suara azannya selalu terdengar tiap waktu shalat tiba di sebuah stasiun tv Riau tersebut. Atas kesaksiannya ini Indrati bersedia  &#8216;sumpah pocong&#8217;.<br />
Indrati mendarat di ranjang hotel bersama Gubernur Rusli Zaenal bermula dari pengajuan proposal untuk menempuh pendidikan S3 di sebuah PTS di Surabaya. Beasiswa itu konon bisa dikabulkan asal perempuan Riau ini mau meladeni nafsu syahwat Pak Gubernur. Ternyata, janji tinggal janji. Setekah menerima madu dari dirinya, Rusli Zaenal tak menepati janji. Maka Indrati pun melayangkan gugatan pidana ke Bareskrim Mabes Polri, didampingi oleh aktivis Perempuan LIRA, Gubernur LIRA DKI Jakarta, Hj. Shila, lembaga Hukum dan Advokasi LIRA, Yunadi, SH serta Presiden LIRA Drs. M. Jusuf Rizal, SE, belum lama ini. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.<br />
“Kami akan meminta dukungan dari berbagai pihak atas tindakan amoral HM. Rusli Zainal agar dikemudian hari tidak ada lagi korban-korban berjatuhan,”  kata Presiden LIRA Jusuf Rizal.<br />
Kasus Indrati ini tak sendiri. Konon, menurut Jusuf, masih ada sejumlah perempuan yang memperoleh perlakuan yang sama namun mereka merasa takut untuk membeberkan atau diduga telah disuap sehingga tutup mulut.<br />
Upaya menyeret Rusli Zaenal tak berhenti sampai di sini. Gubernur LIRA DKI Hj. Shila dengan sejumlah aktivis perempuan Lira mengemukakan akan meminta dukungan penuntasan kasus pelecehan seksual ini kepada Ibu Presiden Ny. Ani Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Wapres, Ny. Muhfida Jusuf Kalla, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Ibu Mutia Hatta, Komnas Perempuan, menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Bambang Sudibjo, Asosiasi Doktor Indonesia (ADI) dan juga Kepada Partai Golkar dimana HM. Rusli Zainal adalah kader Partai Golkar.<br />
Aktivis LIRA pantas berang, pasalnya Indrati ternyata adalah anggota perempuan Lira. Shila menyatakan Lira daerah akan ikut bergerak. Karena Jawa Timur menjadi tempat kejadian perkara (TKP), maka DPW LIRA Jatim juga akan melakukan investigasi atas kasus ini. Lira juga akan meminta informasi dari sejumlah saksi, termasuk  perempuan lain yang turut menjadi korban pelecehan seksual Ruslin Zainal.</p>
<p>GUBERNUR BANYAK KASUS<br />
Bila benar Rusli Zaenal telah melakukan pelecehan seksual, maka boleh jadi gubernur yang baru saja terpilih kembali bulan lalu itu adalah gubernur paling banyak mendapatkan tuduhan berbuat nista. Sebelumnya, sang gubernur ini juga diduga telah melakukan tindak pidana korupsi yang jumlahnya juga cukup fantastis. Hanya saja, entah kenapa, laporan skandal korupsi dan pelecehan seksual ini sampai detik ini tak disentuh tangan hukum.<br />
Berdasarkan temua Badan Pemeriksa Keuangan, Rusli dianggap paling bertanggung jawab atas dugaan penyelewengan dana APBD 2004 yang nilainya sungguh fantastis serta dugaan KKN triliunan rupiah ditambah meninggalkan kasus dugaan korupsi sebelum ia menjadi gubernur.<br />
BPK mencatat, terjadi pengeluaran daerah diluar Belanja Pegawai sebesar Rp 8 miliar yang tak dapat dipertanggung jawabkan, penerbitan dan pencairan SPMU sebesar minimal Rp6,227 miliar yang tidak sesuai dengan pedoman pelaksanaan anggaran belanja, pengembalian penerimaan kepada Pemerintah Provinsi Kepuloan Riau senilai Rp26,969 miliar yang tak menggunakan Surat Perintah Membayar Uang sampai pada kewajiban Pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp4,574 miliar yang belum dapat diselesaikan sampai dengan tahun anggaran berakhir.<br />
Di luar itu juga ada pengeluaran belanja operasional dan Pemeliharaan (BOP) Dinas/Unit kerja lain sebesar Rp2,221 miliar yang dibebankan pada BOP Sekretariat Daerah, pengeluaran biaya pelayanan dasar dan rujukan bagi Gakin sebesar Rp53,861 juta yang membebani APBD Tahun Anggaran 2004, serta penggunaan Dana Block Grant dan Imbal Swadaya sebesar Rp.40,122 miliar belum dipertanggungjawabkan secara lengkap oleh Sekolah Penerima.<br />
Penyimpangan lain hasil temuan BPK masih berderet (25 item) dan bila dijumlahkan mencapai Rp 439,462 miliar. Satu jumlah yang amat fantastis.<br />
Di luar nilai itu Rusli Zaenal juga diduga melakukan KKN atas proyek Multy Years Propinsi Riau tahun 2004 -2009 senilai Rp1,7 triliun. Soal ini diungkap Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia dalam keputusannya Nomor: 06/KPPU-I/2005 tanggal 27 September 2005.<br />
Dugaan korupsi ini terjadi di saat Rusli Zaenal menjabat sebagai Gubernur Riau. Nah, jika diurut sebelumnya, Rusli juga memiliki catatan buram di saat menjabat Bupati Indragiri Hilir. Konon dua bulan sebelum mengakhiri masa jabatan Bupati, ia mencairkan dana Rp4,204 miliar dari  Pos Sekretariat Daerah dengan dalih untuk pembayaran biaya penunjang kegiatan Bupati dari 9 Februari 2003 sampai 15 April 2003. Tak hanya itu. Hasil audit BPK RI No. 23/S/XIV/10/03/2006 tangal 3 Maret 2006, Rusli Zainal ditengarai melakukan penyimpangan anggaran sebesar Rp46,037 miliar sewaktu menjabat PLT Bupati Kampar.<br />
Jadi begitulah sangkaan yang diarahkan ke Rusli Zaenal. Tapi hukum tak menyentuhnya. Mengapa?<br />
Sejumlah kalangan menyebut, Rusli punya jaringan kuat di sekitar istana sehingga ia dapat berkelit dari jeratan hukum. Banyak pihak mencoba melindungi Rusli karena memiliki kepentingan dengan sang gubernur itu.<br />
Kecurigaan semacam itu wajar saja. Sebab, sejumlah  LSM telah melaporkan seretan dugaan korupsi itu, berikut segepok data, tapi sampai detik ini Rusli masih melenggang di pentas politik, bahkan dapat meraih jabatannya kembali untuk periode ke depan.<br />
Laporan kasus pelecehan seksual ini tampaknya akan menjadi ujian bagi kepolisian. Apakah Polri akan bergerak cepat atau membuang berkas laporan itu ke tong sampah menjadi ujian Kepolri baru Bambang Hendarsi Danuri (BHD) yang telah berjanji untuk membenahi kultur kepolisian tersebut.<br />
Kita tentu berharap, hukum tak memandang bulu. Kepolisian segera bertindak cepat, selanjutnya KPK juga bergerak lincah memeriksa Gubernur Rusli Zaenal atas setumpuk dugaan korupsi tersebut. Kepada siapa lagi kita berharap tentang keadilan di dunia ini, kalau bukan kepada para penegak hukum itu.  Siapa pun yang berlaku merusak moral dan menggerogoti uang negara wajib hukumnya masuk penjara. Bukan begitu?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=252&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/skandal-seks-sampai-deretan-dugaan-korupsi-gubri-rusli-zaenal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852297ca22ed3dc67b2e2abbdce2dc8a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAPOLRI BARU,   HARAPAN BARU</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/kapolri-baru-harapan-baru/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/kapolri-baru-harapan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 15:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miftah H. Yusufpati</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabinetindonesia.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Kamis malam, Pukul 22.30 WIB, 9 Oktober 2008. Suasana Mabes Polri gelap gulita. Lampu-lampu mati. Hening dan khidmat saat seluruh anggota keluarga besar Mabes Polri, yang terdiri para Polwan dan Polantas berbaris di sepanjang jalan dengan lilin menyala di tangan. Pada malam itu, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Pol Sutanto menjalani prosesi lepas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=250&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kamis malam, Pukul 22.30 WIB, 9 Oktober 2008. Suasana Mabes Polri gelap gulita. Lampu-lampu mati. Hening dan khidmat saat seluruh anggota keluarga besar Mabes Polri, yang terdiri para Polwan dan Polantas berbaris di sepanjang jalan dengan lilin menyala di tangan.<br />
Pada malam itu, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Pol Sutanto menjalani prosesi lepas sambut dengan mengelilingi kompleks Mabes Polri. Lampu-lampu itu sengaja dimatikan.<span id="more-250"></span>Sutanto yang mengenakan baju dinas lengkap dan berkalung rangkaian bunga, bersama istrinya Heni Sutanto, menaiki mobil jip terbuka berwarna gelap. Mengiringi di belakangnya Kapolri baru Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri bersama istrinya Ani Danuri yang juga menaiki mobil serupa.<br />
Sementara 30 pasukan pedang pora dari siswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) berbaris di depan mobil. Mengiringi perjalanan mobil itu, melantun sejumlah lagu perjuangan, seperti Syukur dan Padamu Negeri. Lagu Dealova milik Once juga ikut dinyanyikan lima angota Polwan melalui pengeras suara.<br />
Suasana semakin khidmat saat mobil yang ditumpangi kapolri dan mantan kapolri itu berhenti di sejumlah titik. Di setiap titik perhentian itu, sebuah puisi perpisahan dibacakan oleh seorang anggota Polwan.<br />
Iring-iringan mobil itu akhirnya mendekati pintu gerbang utama Mabes Polri,  Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan. Seluruh jajaran keluarga besar Polri ikut mengantar kedua mobil. Sesampai di ujung pintu gerbang, Sutanto dan isri turun dari mobil jip yang membawa mereka dan mendekati Bambang dan istri. Mereka kemudian berjabat tangan dan berpelukan.<br />
Sutanto akhirnya benar-benar meninggalkan Mabes Polri pukul 23.25 WIB dengan dengan disambut mobil pribadinya yang telah menunggu di depan pintu gerbang utama. Bersamaan dengan itu, sebuah layar LCD raksasa yang berada di depan gedung utama Mabes Polri menampilkan banner berkedip ‘Selamat Pemimpin Baru’.<br />
Wajah bahagia itu tampak menghiasi raut BHD&#8211;begitu Kapolri baru ini disapa. Ia tak hentinya tersenyum cerah menerima ucapan selamat dari para undangan.<br />
Hari bersejarah itu jatuh pada 30 September 2008.  Secara resmi BHD dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Pol. Sutanto yang memasuki pensiun pada akhir September lalu.<br />
Banyak harapan digantungkan masyarakat kepada Kapolri baru itu. BHD tampaknya juga menyadari akan hal itu. Hanya saja, naiknya BHD sebagai Kapolri justru dihadapkan pada masalah cukup berat. Ini menyusul rencana revisi UU No.14 tahun 1992.<br />
“Ada upaya untuk mengergaji kewenangan Polri,” ucap BHD lirih kepada mantan Kapolri Sutanto.<br />
Selain adanya usaha untuk merevisi UU No.14 tahun 1992., juga muncul Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas) yang menurut BHD merupakan usaha untuk mengintervensi polisi. Di samping itu, RUU KUHAP yang memposikan polisi di bawah kejaksaan.<br />
RUU KUHAP itu mencoba memposisikan Polri sebagai underbow jaksa penuntut umum.<br />
Itu sebabnya BHD mengingatkan tantangan yang dihadapinya tersebut sangat berat, sehingga seluruh anggota Polri mau memikul beban ini secara bersama-sama. “Tantangan kita berat, namun harus kita hadapi. Tidak ada waktu untuk mundur ke belakang,” ucap BHD.<br />
BHD menegaskan, reformasi dan peningkatan profesionalitas Kamis malam, Pukul 22.30 WIB, 9 Oktober 2008. Suasana Mabes Polri gelap gulita. Lampu-lampu mati. Hening dan khidmat saat seluruh anggota keluarga besar Mabes Polri, yang terdiri para Polwan dan Polantas berbaris di sepanjang jalan dengan lilin menyala di tangan.<br />
Pada malam itu, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Pol Sutanto menjalani prosesi lepas sambut dengan mengelilingi kompleks Mabes Polri. Lampu-lampu itu sengaja dimatikan.<br />
Sutanto yang mengenakan baju dinas lengkap dan berkalung rangkaian bunga, bersama istrinya Heni Sutanto, menaiki mobil jip terbuka berwarna gelap. Mengiringi di belakangnya Kapolri baru Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri bersama istrinya Ani Danuri yang juga menaiki mobil serupa.<br />
Sementara 30 pasukan pedang pora dari siswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) berbaris di depan mobil. Mengiringi perjalanan mobil itu, melantun sejumlah lagu perjuangan, seperti Syukur dan Padamu Negeri. Lagu Dealova milik Once juga ikut dinyanyikan lima angota Polwan melalui pengeras suara.<br />
Suasana semakin khidmat saat mobil yang ditumpangi kapolri dan mantan kapolri itu berhenti di sejumlah titik. Di setiap titik perhentian itu, sebuah puisi perpisahan dibacakan oleh seorang anggota Polwan.<br />
Iring-iringan mobil itu akhirnya mendekati pintu gerbang utama Mabes Polri,  Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan. Seluruh jajaran keluarga besar Polri ikut mengantar kedua mobil. Sesampai di ujung pintu gerbang, Sutanto dan isri turun dari mobil jip yang membawa mereka dan mendekati Bambang dan istri. Mereka kemudian berjabat tangan dan berpelukan.<br />
Sutanto akhirnya benar-benar meninggalkan Mabes Polri pukul 23.25 WIB dengan dengan disambut mobil pribadinya yang telah menunggu di depan pintu gerbang utama. Bersamaan dengan itu, sebuah layar LCD raksasa yang berada di depan gedung utama Mabes Polri menampilkan banner berkedip ‘Selamat Pemimpin Baru’.<br />
Wajah bahagia itu tampak menghiasi raut BHD&#8211;begitu Kapolri baru ini disapa. Ia tak hentinya tersenyum cerah menerima ucapan selamat dari para undangan.<br />
Hari bersejarah itu jatuh pada 30 September 2008.  Secara resmi BHD dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Pol. Sutanto yang memasuki pensiun pada akhir September lalu.<br />
Banyak harapan digantungkan masyarakat kepada Kapolri baru itu. BHD tampaknya juga menyadari akan hal itu. Hanya saja, naiknya BHD sebagai Kapolri justru dihadapkan pada masalah cukup berat. Ini menyusul rencana revisi UU No.14 tahun 1992.<br />
“Ada upaya untuk mengergaji kewenangan Polri,” ucap BHD lirih kepada mantan Kapolri Sutanto.<br />
Selain adanya usaha untuk merevisi UU No.14 tahun 1992., juga muncul Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas) yang menurut BHD merupakan usaha untuk mengintervensi polisi. Di samping itu, RUU KUHAP yang memposikan polisi di bawah kejaksaan.<br />
RUU KUHAP itu mencoba memposisikan Polri sebagai underbow jaksa penuntut umum.<br />
Itu sebabnya BHD mengingatkan tantangan yang dihadapinya tersebut sangat berat, sehingga seluruh anggota Polri mau memikul beban ini secara bersama-sama. “Tantangan kita berat, namun harus kita hadapi. Tidak ada waktu untuk mundur ke belakang,” ucap BHD.<br />
BHD menegaskan, reformasi dan peningkatan profesionalitas Polri akan membuat Polri senantiasa mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.<br />
BHD mengaku sudah memberikan penjelasan tentang visi dan misinya kepada para perwira tinggi Polri baik yang berada di Mabes Polri maupun Polda-Polda. “Saya sudah jabarkan ke Pati Polri, selanjutnya akan saya jelaskan secara time line agar dapat dimonitor teman-teman LSM, Kompolnas, dan Komisi III,” ujarnya.<br />
BHD berjanji aparatnya tidak akan menyimpang dan dicintai oleh masyarakat. “Amanah yang diberikan akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan penuh keikhlasan. Ke depan Polri akan makin di cinta dan dipercayai oleh masyarakat,” ujar BHD.<br />
BHD berkomitmen akan bersikap tegas terhadap segala tindak kejahatan yang terjadi.  “Tegas bukan arogan, bukan melanggar HAM. Tegas berarti menghadapi tiap jenis kejahatan tanpa kompromi.”<br />
Dari beberapa tindak kejahatan yang telah menjadi prioritas penanganan Polri, dirinya akan lebih khusus menyoroti perjudian, illegal logging dan illegal mining. “Tidak ada kompromi jika ada pembiaran dari jajaran bawah sampai atas terhadap tindak kejahatan,” cetus BHD.<br />
BHD juga menegaskan komitmennya untuk mengamankan Pemilu 2009 tanpa terlibat dalam politik praktis.<br />
Ia berjanji menjalankan program dengan prinsip hemat struktur dan kaya fungsi supaya tidak membebani anggaran yang ada. Misalnya, mengubah struktur Densus 88/Antiteror; dari semula di setiap Polda menjadi cukup di delapan wilayah strategis. Di antaranya Jakarta dan Surabaya.<br />
Dia juga akan menempatkan enam pangkalan wilayah Polisi Air di tempat strategis, membangun Indonesian Automotive Fingerprint Information System, membikin Pusat Informasi Kriminal Nasional, melanjutkan pembangunan kesatuan wilayah, dan memperbaiki manajemen keuangan Polri.<br />
***<br />
Salah satu yang patut diapresiasi dari kinerja Kepolisian kini adalah tumbuhnya semangat melayani. Polisi yang dulu lahir dan dibesarkan dalam semangat militerisme semakin berwajah dan berwatak sipil. Polisi secara umum tidak lagi angker seperti dulu. Dalam beberapa bidang tugas, khususnya yang berkaitan dengan pemberantasan terorisme, kinerja polisi patut mendapat acungan jempol.<br />
Sedangkan kondisi yang membuat citra buruk institusi kepolisian di negeri ini adalah tindakan kekerasan dan korupsi yang dilakukan oleh (oknum) anggota kepolisian. Dari tahun ke tahun, perilaku menyimpang tersebut selalu terjadi dan mencoreng nama baik korps kepolisian.<br />
Inilah tugas BHD yang perlu mendapatkan penanganan ekstra. Masalah tindakan kekerasan, misalnya. Selama 2007 sampai 2008, Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat, ada 180 kasus kekerasan yang dilakukan oleh polisi. Jumlah itu lebih besar daripada tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang hanya 18 kasus.<br />
Faktanya, kekerasan tidak saja dilakukan antara aparat polisi dengan warga masyarakat yang harusnya dilindungi, tapi juga antara aparat polisi dengan aparat keamanan lainnya, yakni TNI.<br />
Hal ini membuat masyarakat tidak terlindungi dan tidak nyaman jika bersentuhan langsung polisi.<br />
Sejumlah kalangan menilai, setidaknya terdapat dua faktor munculnya perilaku kekerasan oleh polisi. Pertama, faktor psikologis personal. Kompleksitas tugas polisi di lapangan ditambah penghasilan yang minim dapat menyebabkan mereka mudah stres dan frustrasi.<br />
Selain tingkat ancaman dan risiko pekerjaan sangat tinggi, polisi bekerja selama 24 jam per hari dan tujuh hari dalam seminggu tanpa mengenal hari libur dan cuaca. Polisi dituntut untuk selalu berdisiplin tinggi, patuh pada peraturan yang berlaku dan tunduk pada perintah atasan, serta cepat dan tanggap dalam mengatasi berbagai masalah. Kondisi inilah yang mendorong agresivitas polisi dalam penanganan sebuah perkara.<br />
Kedua, faktor kebanggaan korps. Kebanggaan yang berlebihan seringkali menjadikan arogansi korps. Diakui atau tidak, menjadi seorang polisi adalah sebuah prestasi bagi sebagian orang. Artinya, identitas tersebut adalah pencapaian yang dihargai tinggi. Dalam tradisi militer, dikenal istilah korsa (kebersamaan) dan kebanggaan korps. Pembelaan terhadap sesama anggota korps adalah bentuk kebersamaan itu.<br />
Kebanggaan korps ini juga sering mengakibatkan bentrokan antarelemen. Misalnya, antara TNI dengan Polri. Arogansi yang muncul menjelma menjadi agresivitas yang memalukan.<br />
Selain tindakan kekerasan, rusaknya citra kepolisian ini disebabkan praktik korupsi dan kolusi oleh aparat polisi itu sendiri.<br />
Fenomena korupsi semacam ini dapat ditemui dalam lingkup tugas polisi yang berkaitan dengan penegakan hukum, pelayanan masyarakat, dan pelaksanaan wewenang.<br />
Persoalan korupsi di kepolisian merupakan persoalan yang tidak kunjung usai. Dalam sejarahnya, korupsi di tubuh kepolisian bukanlah barang baru, bahkan sudah menjadi rahasia umum yang semua orang sudah mahfum.<br />
Hasil penelitian Indonesia Corruption Watch (ICW) mengenai proses pemgurusan surat izin mengemudi dan pola-pola korupsi di lingkungan peradilan khususnya di kepolisian memperkuat anggapan bahwa korupsi di korps Bhayangkara bukan isapan jempol belaka.<br />
Berdasar hasil penelitian ICW di enam kota besar di Indonesia pada 2001, korupsi yang dilakukan oleh polisi biasanya terjadi pada proses penyelidikan dan penyidikan suatu perkara. Permintaan uang jasa, penggelapan perkara, negoisasi perkara, dan pemerasan merupakan pola yang umum dilakukan oleh polisi.<br />
Parahnya, upaya membuat jera polisi yang melakukan kekerasan dan korupsi dengan membawa ke proses hukum hingga pengadilan dapat dihitung dengan jari.</p>
<p>Mengubah Paradigma<br />
Itu sebabnya sejumlah kalangan berpendapat, selain tetap mendorong profesionalitas, upaya mengubah paradigma dari polisi yang kasar dan korup menjadi polisi yang tegas namun santun serta bersih dari korupsi adalah tantangan paling besar dan pekerjaan rumah bagi Kapolri yang baru.<br />
Perlu ada perubahan fundamental di kepolisian untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Fungsi kepolisian harus tetap ditempatkan sebagai salah satu bagian pemerintahan di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat<br />
Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengatakan, salah satu program kerja Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri adalah perubahan kultur. Ini sangat mustahil tercapai dalam kurun waktu dua tahun. “Pak Bambang kan dua tahun lagi pensiun sehingga masa jabatannya sebagai Kapolri ya dua tahun. Mana bisa mengubah kultur secepat itu,” katanya.<br />
Perubahan kultur membutuhkan waktu yang lama dibandingkan dengan perubahan lain. Selain itu, Trimedya juga meragukan terjadinya pelayanan prima selama BHD menjabat sebagai Kapolri karena juga terkait dengan perilaku. “Saya hanya bisa mengamati saja. Apakah perubahan kultur dan pelayanan bisa terlaksana,” katanya.<br />
Kalau menyangkut program kerja lain seperti penegakkan hukum dan program lain, Trimedya mengaku optimistis dapat terlaksana. Komisi III DPR, katanya, kini hanya akan mengamati apakah apa yang akan disampaikan saat uji kepatutan dan kelayakan akan dilaksanakan atau tidak selama Hendarso menjabat.<br />
Sedangkan untuk melaksaan program yang ada, BHD dapat melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh mantan Kapolri, Sutanto. “Sutanto telah bertindak tegas dan saya harapkan Pak Bambang lebih tegas lagi dibandingkan dengan Sutanto,” kata Trimedya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=250&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/11/13/kapolri-baru-harapan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/852297ca22ed3dc67b2e2abbdce2dc8a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KALENDER 12 MEI</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-12-mei/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-12-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 19:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kabinetindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[KALENDER SEJARAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahuda.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Gabriel Faure Lahir 12 Mei tahun 1845, Gabriel Faure, komposer ternama Perancis terlahir ke dunia. Dunia musik sudah digelutinya sejak ia masih remaja. Berkat bakat dan ketekunannya, Faure dengan cepat menjadi salah seorang master di dunia musik. Di antara karya terkenal Faure adalah komposisi musik berjudul “After a Dream”, “The Roses of Isfahan” dan “Moonlight”. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=249&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gabriel Faure Lahir</p>
<p>12 Mei tahun 1845, Gabriel Faure, komposer ternama Perancis terlahir ke dunia. Dunia musik sudah digelutinya sejak ia masih remaja. Berkat bakat dan ketekunannya, Faure dengan cepat menjadi salah seorang master di dunia musik. Di antara karya terkenal Faure adalah komposisi musik berjudul “After a Dream”, “The Roses of Isfahan” dan “Moonlight”. Faure meninggal dunia pada tahun 1924.<br />
Armenia dan Azerbaijan Melakukan Gencatan Senjata<span id="more-249"></span></p>
<p>12 Mei tahun 1994, Azerbaijan dan Armenia menyepakati gencatan senjata untuk mengakhiri  perang di antara keduanya. Kedua negara yang baru saja merdeka dari Uni Sovyet itu terlibat perang sejak tahun 1992 mempersengketakan kawasan Karabakh. Ketika Sovyet bubar, warga Karabakh sebenarnya menyatakan diri sebagai kawasan merdeka. Akan tetapi, secara resmi, kawasan seluas 4.400 km² itu masuk sebagai bagian dari Azerbaijan. Sebagian warga Karabakh yang beragama Kristen ternyata menginginkan lepas dari Azerbaijan yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tahun 1992, tentara Armenia menyerbu kawasan perbatasan Azerbaijan dengan dalih untuk membantu warga Karabakh yang ingin merdeka. Akibat serbuan tersebut, sekitar 20 % kawasan Azerbaijan jatuh ke tangan tentara Armenia. Kemudian, pada tahun 1994, sebuah organisasi bernama Minsk yang diutus oleh PBB berhasil menjadi mediator persengketaan itu hingga akhirnya kedua negara itu menyepakati gencatan senjata.</p>
<p>Kabilah Bani Nadhir Diperangi kaum Muslimin</p>
<p>22 Rabiul Awwal tahun keempat hijriah, kaum muslimin memerangi Bani Nadhir yang beragama Yahudi akibat aksi makar yang dilakukan kabilah tersebut untuk membunuh Rasulullah SAWW. Bani Nadhir adalah satu dari tiga kabilah Yahudi yang diam di sekitar kota Madinah. Ketika Rasulullah datang ke Madinah, ketiga kabilah itu menjalin traktat perjanjian dengan kaum muslimin, yang di antaranya berisikan kesediaan kabilah-kabilah Yahudi untuk tidak melakukan tindakan serangan terhadap kaum muslimin. Setelah Bani Nadhir terbukti melakukan upaya untuk membunuh Nabi, beliau memerintahkan Bani Nadhir agar meninggalkan kota Madinah. Akan tetapi, Bani Nadhir yang mendapatkan janji dukungan dari sejumlah orang munafik di Madinah, secara terang-terangan menolak perintah Rasulullah itu. Akibatnya, Rasulullah memerintahkan pasukan muslimin untuk mengepung benteng pertahanan Bani Nadhir hingga mereka akhirnya terpaksa menyerah dan angkat kaki dari kawasan itu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=249&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-12-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bcdc832d3fd5f05b0360cf1a1f4f1b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kabinetindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KALENDER 10 MEI</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-10-mei/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-10-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 19:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kabinetindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[KALENDER SEJARAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahuda.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Ethel Lillian Winch Terlahir ke Dunia 11 Mei tahun 1864, Ethel Lillian Winch, seorang penulis terkenal Inggris terlahir ke dunia. Pada usia 21 tahun, Winch pergi ke Rusia. Di negara ini, Winch mempelajari sastra dan dan menunjukkkan minatnya yang sangat besar terhadap dunia sastra. Setelah itu, Winch menulis sejumlah karya sastra yang terkenal, di antaranya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=248&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ethel Lillian Winch Terlahir ke Dunia</p>
<p>11 Mei tahun 1864, Ethel Lillian Winch, seorang penulis terkenal Inggris terlahir ke dunia. Pada usia 21 tahun, Winch pergi ke Rusia. Di negara ini, Winch mempelajari sastra dan dan menunjukkkan minatnya yang sangat besar terhadap dunia sastra. Setelah itu, Winch menulis sejumlah karya sastra yang terkenal, di antaranya berjudul “Jack Diamond” dan “Tanggalkan Sepatumu”. Winch meninggal dunia pada tahun 1960.</p>
<p>Salvador Dali, Pelukis Perintis Aliran Kubisme, Lahir</p>
<p>11 Mei tahun 1904, Salvador Dali, pelukis kontemporer ternama asal Spanyol terlahir ke dunia di kota Fiqueras. Dali adalah perintis lahirnya aliran Kubisme dalam dunia seni lukis. Bakat melukisnya sudah terlihat sejak ia masih remaja dan dengan cepat, ia terkenal sebagai pelukis modern dengan ide-ide baru yang segar sekaligus mengejutkan. Dali meninggal dunia tahun 1989 pada usia 85 tahun.</p>
<p>Pemancar Televisi Pertama Beroperasi</p>
<p>11 Mei tahun 1939, untuk pertama kalinya, sebuah pemancar televisi dioperasikan di kota Berlin, Jerman. Dengan demikian, dunia mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual. Stasiun televisi itu kemudian diberi nama Nipko, sebagai penghargaan terhadap Powel Nipko, ilmuwan terkenal Jerman dan salah seorang penemu alat televisi. Peranan besar Nipko dalam penemuan televisi terkait dengan penemuannya terhadap cara mengubah gambar menjadi gelombang dan pengubahan kembali gelombang itu menjadi gambar.<span id="more-248"></span></p>
<p>Tentara Inggris dan Perancis Memasuki Kawasan Belgia</p>
<p>11 Mei tahun 1940, tentara sekutu yang merupakan gabungan dari tentara Inggris dan Perancis memasuki kawasan Belgia. Tindakan itu dilakukan sebagai langkah pembelaan atas Belgia yang tengah menghadapi serangan militer tentara Nazi Jerman. Akan tetapi, kekuatan tentara Jerman ternyata tidak bisa ditandingi oleh pasukan sekutu. Jerman bukan hanya berhasil mengalahkan pasukan Belgia, melainkan malah berhasil mengusir pasukan gabungan Inggris dan Perancis. Akhirnya, seluruh kawasan Belgia dikuasai oleh tentara Nazi.</p>
<p>Kota Jerevan, Armenia, Jatuh ke Tangan Tentara Rusia</p>
<p>21 Rabiul Awwal tahun 1243 hijriah, kota Jerevan di kawasan Armenia jatuh ke tangan tentara Rusia. Kejadian itu menyusul perang yang berlangsung antara tentara Iran melawan tentara Rusia dalam rangka memperebutkan kota tersebut. beberapa waktu kemudian, Raja Iran Fath Alisyah Qajar secara resmi menyerahkan kekuasaan kota Jerevan kepada Rusia. Menyusul kekalahan tersebut, dibuatlah perjanjian Turkmanchai oleh kedua negara yang menyebabkan terlepasnya sejumlah besar kawasan kekuasaan Iran lain yang terletak di Azerbaijan utara dan Kaukasus, kepada Rusia</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=248&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-10-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bcdc832d3fd5f05b0360cf1a1f4f1b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kabinetindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KALENDER 9 MEI</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-9-mei/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-9-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 19:24:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kabinetindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[KALENDER SEJARAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahuda.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Amerigo Vespucci Lahir 9 Mei tahun 1454, Amerigo Vespucci, pelaut dan penjelajah Italia terkenal, terlahir ke dunia di kota Florence. Vespucci menuntut ilmu di bidang sastra, bahasa Latin, fisika, geometri, atronomy, dan kosmograpy, lalu bekerja di beberapa tempat. Keberhasilan penjelajahan Christopher Columbus membuat Vespucci tertarik untuk ikut serta dalam ekspedisi pencarian jalan tembus dari Eropa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=247&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Amerigo Vespucci Lahir</p>
<p>9 Mei tahun 1454, Amerigo Vespucci, pelaut dan penjelajah Italia terkenal, terlahir ke dunia di kota Florence.  Vespucci menuntut ilmu di bidang sastra, bahasa Latin, fisika, geometri, atronomy, dan kosmograpy, lalu bekerja di beberapa tempat. Keberhasilan penjelajahan Christopher Columbus membuat Vespucci tertarik untuk ikut serta dalam ekspedisi pencarian jalan tembus dari Eropa ke India. Setelah mendapat kapal dari Raja Ferdinand, Vespucci memulai ekspedisinya pada tahun 1497. Sekitar 27 hari kemudian, ia tiba di benua Amerika, kemungkinan wilayah Brazil, dan diterima baik oleh warga pribumi. Vespucci kemudian mengelilingi sebagian besar wilayah Amerika Serikat dan kembali ke Spanyol. Dia mendarat di Cadiz, Spanyol pada tahun 1498. Kisah perjalanan Vespucci diterbitkan oleh ahli geografi Jerman bernama Muller pda tahun 1507 dan di dalam bukunya itu Muller mengusulkan agar benua yang baru ditemukan itu diberi nama Amerika, sesuai dengan nama penemunya, Amerigo Vespucci. Vespucci meninggal dunia tahun 1512.<span id="more-247"></span></p>
<p>Taj Mahal Selesai Dibangun</p>
<p>9 Mei tahun 1653,  Taj Mahal, yang merupakan salah satu bangunan arsitektur Islam terindah di dunia, selesai dibangun. Pada tahun 1631,  Raja Mongol India, Shahjahan melakukan perjalanan ke selatan dengan ditemani istrinya Mumtaz Mahal, namun istrinya itu meninggal di Burhanpur. Saat itu, Mumtaz Mahal baru berusia 39 tahun dan telah melahirkan empatbelas anak. Setelah itu, selama dua tahun Shahjahan mengurung diri di istananya dan tidak mengadakan perayaan apapun. Untuk mengenang istri yang sangat dicintainya itu, makam Mumtaz Mahal dibangun dalam sebuah istana yang indah, di kota Agra, di utara Uttar Pradesh, di tepi sungai Yamuna. Pembangunan istana ini dimulai tahun 1633 dengan pekerja 20.000 orang dan masa pembangunan 17 tahun. Para ahli arsitektur, kaligrafi, dan pengrajin batu didatangkan dari berbagai negeri, termasuk arsitek Persia bernama Isa Isfahani.</p>
<p>Frederick Schiller Meninggal</p>
<p>9 Mei tahun 1805, Frederick Schiller, salah seorang tokoh sastra terbesar Jerman meninggal dunia. Puisi-puisi aliran romantis di Jerman sangat dipengaruhi oleh Schiller. Schiller bahkan dianggap sebagai pembangun kesusasreaan Jerman modern di samping Goethe. Naskah-naskah drama karya Schiller umumnya berupa tragedi atau epik dengan latar belakang sejarah dan politik yang mencerminkan idealisme dan prinsip etikanya yang tinggi, serta pembelaannya atas kebebasan. Krya drama Schiller di antaranya  berjudul Wallenstein dan Don Carlos.</p>
<p>Armenia Menyerang Azerbaijan</p>
<p>9 Mei 1992, tentara Armenia memulai serangannya ke Azerbaijan. Pertentangan antara kedua negara ini berakar dari keinginan etnis Armenia yang tinggal di kawasan Nagorno-Karabakh yang terletak di Azerbaijan untuk memerdekakan diri, sejak tahun 1923. Setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, konflik tersebut semakin meruncing atas campur tangan pemerintah Armenia. Pada tahun 1992, Armenia memulai invasinya ke Azerbaijan sehingga mengakibatkan tewasnya ribuan orang dan mengungsinya 1,4 juta orang. Meskipun pada tahun 1993 telah diadakan gencatan senjata, namun sebagian wilayah Azerbaijan masih diduduki Armenia dan konflik Nagorno-Karabakh hingga kini masih belum tuntas</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=247&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/kalender-9-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bcdc832d3fd5f05b0360cf1a1f4f1b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kabinetindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Heboh, Isu Santet Melalui HP</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/heboh-isu-santet-melalui-hp/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/heboh-isu-santet-melalui-hp/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 19:22:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kabinetindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ACEH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahuda.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[“Kalau ada nomor handphone dengan nomor 0866 dan 0666 atau yang berwarna merah memanggil masuk, jangan diangkat. Soalnya, di Jakarta dan Tanjung Balai Karimun sudah ada yang meninggal gara-gara mengangkatnya. Konon ada orang yang sedang mengetes ilmu hitam. Jangan lupa sampaikan kepada keluarga. Batam dan Brunai sekarang lagi heboh..” Begitulah isi pesan yang sejak dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=246&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Kalau ada nomor handphone dengan nomor 0866 dan 0666 atau yang berwarna merah memanggil masuk, jangan diangkat. Soalnya, di Jakarta dan Tanjung Balai Karimun sudah ada yang meninggal gara-gara mengangkatnya. Konon ada orang yang sedang mengetes ilmu hitam. Jangan lupa sampaikan kepada keluarga. Batam dan Brunai sekarang lagi heboh..”</p>
<p>Begitulah isi pesan yang sejak dua hari lalu memasuki konsumen HP Banda Aceh. “Saya dikasih tahu adik dari Medan,” kata Iros, 26, kepada Harian Aceh, Rabu.<br />
Iros mengaku ngeri. Dia juga bilang, teman-teman gurunya semuanya sudah menerima pesan sejenis. Hanya bahasanya yang beda. “Pokoknya, ada peringatan seperti itu,” katanya.<br />
Sejumlah pemilik HP ditanya koran ini rata-rata mengaku sudah tahu informasi seperti itu. “Kakak saya di Jakarta juga memberi tahu hal itu. Katanya sudah ada korban di Lhokseumawe,” kata seorang pemuda yang siang itu nongrong di café Nanggroe.<br />
Sebagian di antara mereka ada yang percaya, sebagian lagi ragu-ragu. “Apa bisa ya, nyantet lewat HP,” tanya Iros ragu.<br />
Isu yang tidak jelas sumbernya itu menyebutkan bahwa  akan sangat berbahaya manakala salah satu  dari dua nomor tersebut (0866 &#8211; 0666) muncul warna merah karena dapat berakibat fatal  bagi penerima panggilan misterius itu.<br />
Percaya atau tidak, yang pasti, tentang isu telpon ilmu hitam ini cukup menghebohkan. Di warung kopi, sekolah, kampus dan kantor-kantor isu ini menjadi cang panah.<br />
“Kabarnya, di Kota Lhokseumawe ada yang sudah tewas gara-gara menerima telpon tersebut,” ucap T. Azhari, 24, warga Kota Banda Aceh.<br />
Karena ia mendapat SMS peringatan, ia mengaku, melanjutkan pesan itu kepada sanak saudaranya dan teman-temannya. “Di antara mereka ada yang bilang sudah menerima pesan sejenis, bahkan sudah tidak kali,” katanya.<br />
“Ya, saya juga mendapat pesan, jangan menerima kalau ada telepon dengan nomor 0866 dan 0666,” kata Didin, 45. “Konon, gara-gara menerima nomor telpon itu, seorang laki-laki di Kota Lhokseumawe meninggal mendadak seperti disantet. Nomor tersebut sedang mengincar orang Aceh.  Kita hati-hatilah,” katanya. Didin sendiri mengaku mendengar informasi itu dari temannya, sedangkan sang teman menerimanya dari teman yang lainnya lagi.<br />
Begitulah. Tapi sejak merebaknya isu tersebut, sejumlah ibu di Kota Banda Aceh telah menarik telepon genggam dari anak-anaknya untuk sementara waktu. Hal ini untuk mencegah anggota keluarganya jadi korban, katanya.“Untuk sementara waktu, kalau ada nomor-nomor tidak jelas masuk di HP, saya minta pada anak-anak tidak mengangkatnya,“ ucap Dahlia, 32.<br />
Ditanya menyebarkan informasi ini kepada seluruh kerabat, dia menyatakan iya. “Habis pula Rp10.000 untuk mengirim SMS seperti itu ke saudara-saudara,” katanya.<br />
Isu ini benar-benar heboh. Dan, yang pasti, operator seluler dapat keuntungan karenanya. mrd</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=246&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/07/heboh-isu-santet-melalui-hp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bcdc832d3fd5f05b0360cf1a1f4f1b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kabinetindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Dewan Gubernur Bank Indonesia : BI Rate Naik 0,25% Menjadi 8,25%</title>
		<link>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/06/pernyataan-dewan-gubernur-bank-indonesia-bi-rate-naik-025-menjadi-825/</link>
		<comments>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/06/pernyataan-dewan-gubernur-bank-indonesia-bi-rate-naik-025-menjadi-825/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 20:11:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kabinetindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahuda.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[No.10/23/PSHM/Humas Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini, 6 Mei 2008, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin atau 0,25% menjadi 8,25%. Keputusan tersebut diambil setelah mencermati dan mempertimbangkan perkembangan dan prospek ekonomi global, regional dan domestik. &#8220;Tekanan terhadap inflasi semakin kuat terutama bersumber dari berbagai faktor eksternal terkait dengan tingginya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=245&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>No.10/23/PSHM/Humas</p>
<p>Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini, 6 Mei 2008, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin atau 0,25% menjadi 8,25%. Keputusan tersebut diambil setelah mencermati dan mempertimbangkan perkembangan dan prospek ekonomi global, regional dan domestik.</p>
<p>&#8220;Tekanan terhadap inflasi semakin kuat terutama bersumber dari berbagai faktor eksternal terkait dengan tingginya harga komoditas di pasar internasional dan faktor internal terkait dengan masih tingginya konsumsi barang non pangan. Hal ini perlu direspon melalui kebijakan makroekonomi yang tepat demi terjaganya stabilitas makroekonomi dan pengendalian tekanan inflasi ke depan. Selanjutnya dalam rangka menjaga ekspektasi ke depan, Bank Indonesia senantiasa akan menyesuaikan BI Rate berdasarkan arah perkembangan inflasi&#8221; demikian Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda S. Goeltom yang saat ini bertindak sebagai penjabat Gubernur Bank Indonesia.</p>
<p>Inflasi bulan April 2008 tercatat sebesar 0,57% (mtm) atau secara tahunan (April 2007-April 2008) menjadi 8,96%. Angka ini meningkat cukup tinggi dibandingkan inflasi tahunan pada bulan Maret 2008 (8,17%). Kelompok harga barang yang ditentukan pemerintah (administered price) secara bulanan meningkat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, terkait dengan tersendatnya pasokan dan distribusi minyak tanah di beberapa daerah.</p>
<p>Di sisi inflasi inti, tekanan inflasi yang kuat dipengaruhi oleh meningkatnya ekspektasi masyarakat yang bersumber dari meningkatnya harga komoditas di pasar dunia dan adanya ekspektasi pasar akan kenaikan harga BBM. Hal ini didukung oleh Survei Konsumen dan Survei Pedagang Eceran yang menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi masyarakat berada dalam tren meningkat. Sementara itu, kegiatan ekonomi yang bersifat konsumtif turut memberikan tekanan pada inflasi inti.</p>
<p>Nilai tukar rupiah di bulan April 2008 sedikit melemah terkait dengan pesimisme terhadap ekonomi global dan tingginya harga minyak dunia. Secara rata-rata rupiah melemah 0,37% dari Rp. 9.174,00 menjadi Rp. 9.209,00. Namun fluktuasi rupiah masih terjaga yang tercermin dari tingkat volatilitas yang menurun dari 0,6% menjadi 0,2%. Di sisi lain, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia masih mencatat surplus. Perkembangan Neraca Pembayaran tersebut berdampak pada stabilnya cadangan devisa pada akhir April 2008 yang mencapai USD58,8 miliar atau setara 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.</p>
<p>Ditengah tekanan ekonomi global, ketahanan sistem perbankan masih tetap terjaga. Fungsi intermediasi perbankan terus meningkat, ditunjukkan pertumbuhan kredit pada Maret 2008 sebesar Rp 34,2 triliun menjadi Rp1.080,1 triliun. Dengan peningkatan ini, prosentase kenaikan kredit dalam setahun menjadi 28,1% dari sebelumnya 26,6%. Sejalan dengan itu, rasio NPL gross dan net turun menjadi 4,78% dan 2,1% menjadi 4,33% dan 1,78%. Sementara itu, DPK kembali sedikit menurun menjadi Rp.1.466,2 triliun, sehingga mengakibatkan LDR meningkat menjadi 73,7%.</p>
<p>Ke depan, tantangan terhadap stabilitas makroekonomi dinilai masih cukup berat apabila tingginya harga komoditas internasional dan risiko anjloknya pertumbuhan ekonomi dunia masih terus berlanjut. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia akan senantiasa mencermati perkembangan perekonomian khususnya tekanan inflasi yang kuat, dengan mengidentifikasi beberapa sumber tekanan inflasi yang muncul. Bank Indonesia senantiasa berkomitmen untuk mengendalikan inflasi dengan memanfaatkan piranti moneter secara lebih efektif dan simultan, baik melalui BI Rate, pengendalian volatilitas nilai tukar, penyerapan ekses likuiditas, dan optimalisasi Operasi Pasar Terbuka (OPT).</p>
<p>Untuk itu, upaya koordinasi antara segenap komponen kebijakan yang memandang persoalan ekonomi ke dalam satu pandangan yang komprehensif menjadi sangat penting dilakukan agar risiko memburuknya perekonomian nasional dapat ditekan pada tingkat yang minimal. &#8220;BI berpandangan bahwa langkah-langkah yang ditempuh pemerintah untuk mengamankan APBN 2008 dapat menjaga kepercayaan pelaku pasar dan mengurangi ketidakpastian, yang pada gilirannya akan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi&#8221;, sambung Miranda S. Goeltom.</p>
<p>Jakarta, 6 Mei 2008<br />
Direktorat Perencanaan Strategis<br />
dan Hubungan Masyarakat</p>
<p>Dyah N.K. Makhijani<br />
Direktur</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabinetindonesia.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabinetindonesia.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabinetindonesia.wordpress.com&amp;blog=2735550&amp;post=245&amp;subd=kabinetindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabinetindonesia.wordpress.com/2008/05/06/pernyataan-dewan-gubernur-bank-indonesia-bi-rate-naik-025-menjadi-825/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bcdc832d3fd5f05b0360cf1a1f4f1b5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kabinetindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
