Posted on April 8, 2008 by kabinetindonesia
Aksi panggung anggota grup band papan atas negeri ini, Nidji, Peterpan, dan Marvel, nyaris tak jadi digelar di Lhokseumawe. Pasalnya, ribuan santri mendatangi tempat pagelaran tersebut, menentang dan meminta pertunjukan seperti iti dihentikan, karena dianggap melanggaran Syariat Islam.
Seribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Aceh Utara, Bireuen dan Kabupaten di Aceh lainnya memblokade pintu masuk [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 25, 2008 by kabinetindonesia
Ada dua berita penting terkait Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, hari ini. Pertama, soal penyerahan aset BRR senilai Rp8 miliar kepada Pemerintah Aceh. Kedua, soal ambruknya sejumlah rumah bantuan BRR yang katanya tahan gempa di Simeuleu pada saat gempa belum lama ini.
Dua peristiwa yang sepintas berbeda akan tetapi menyangkut satu lembaga: BRR. Dua berita [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 22, 2008 by kabinetindonesia
Seorang toke sawit diculik dan penculiknya meminta tebusan Rp5 miliar. Terjadi tawar menawar antara penculik dan keluarga korban sampai kemudian disepakati uang sebusan senilai Rp200 juta. Ini adalah kejadian sesungguhnya di sini, Aceh. Heriyanto, 30, warga Desa Alue Awe, Kecamatan Geurudong Pase, Kabupaten Aceh Utara itu diculik sejumlah orang bersenjata sejak Jumat, pekan lalu.
Drama ini [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 19, 2008 by kabinetindonesia
EDITORIAL HARIAN ACEH
20 FEBRUARI 2008
Miftah H, Yusufpati
Propaganda memecah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) menjadi tiga provinsi belakangan kian gencar. Ada yang berpendapat bahwa tuntutan ini sengaja dimunculkan para petualang politik. Akan tetapi ada yang bilang sebagai hal yang wajar sehingga tidak perlu disikapi dengan emosional.
Terlepas dari pada itu, sudah menjadi semacam trend, sejak pemerintah membuka [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | 1 Comment »
Posted on February 19, 2008 by kabinetindonesia
Selasa, 19 Pebruari 2008
Banda Aceh | Harian Aceh—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Muhammad Nasir Jamil, menyatakan Irwandi harus berani menyampaikan secara terbuka sikap pemerintah pusat terhadap aspirasi pemekaran wilayah Aceh Lauser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) sebagai provinsi baru.
“Saya haqqul yakin SBY pasti sudah menyampaikannya kepada Gubernur Irwandi (tentang sikap pemerintah pusat [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 18, 2008 by kabinetindonesia
TAJUK HARIAN ACEH
19 FEBRUARI 2008
Hari Ahad (17/02), Kosovo menyatakan diri merdeka, berpisah dengan Serbia. Provinsi Serbia yang dihuni mayoritas etnis Albania tersebut resmi berdiri sebagai negara berdaulat. Perpisahan ini diharapkan mengakhiri kisah penderitaan panjang warga etnis Albania di salah satu negara bekas Yugoslavia tersebut.
Warga Kosovo yang sebagian besar muslim, 96%, bersuka cita. Kembang api mewarnai [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 17, 2008 by kabinetindonesia
Aceh bakal kaya raya. Melebihi Saudi Arabia, raja minyak dunia. Benarkah?
Kabar itu kencang menerpa seantero negeri ini menyusul diumumkannya hasil Survei BPPT bersama Bundesanspalp fur Geowissnschaften und Rohftoffe (BGR Jerman) yang menemukan adanya migas di perut bumi kawasan perairan timur laut Pulau Simeuleu, Provinsi Aceh. Jumlahnya sungguh fantastis; 107,5 hingga 320,79 miliar barel.
Badan Pengkajian dan [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 17, 2008 by kabinetindonesia
Tiga tahun sudah bencana itu berlalu. Tak kurang dari 250 ribu jiwa penduduk hilang dan meninggal dunia di 13 kabupaten/kota pesisir pantai provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada 26 Desember 2004 lalu, akibat tsunami. Anak-anak menjadi yatim, orang tua ditinggal anaknya. Suami ditinggal istri atau istri ditinggal suami. Mereka yang selamat ditinggal orang-orang-orang terkasih.
Roda kehidupan [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | 1 Comment »
Posted on February 17, 2008 by kabinetindonesia
Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf, mengambil keputusan tepat menyangkut upaya pembebasan para tahanan politik (tapol) dan narapindana politik (napol) eks Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sampai kini masih meringkuk di penjara di Jawa. Minimal, mereka bisa dipulangkan ke daerahnya, Aceh.
Langkah yang diambil gubernur adalah dengan mengeluarkan SK Gubernur No. 183.1/665/2007 tentang pembentukan tim [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »
Posted on February 17, 2008 by kabinetindonesia
Hari ini dan besok gema takbir dan tahmid mengumandang di jagad raya. Idul Adha telah tiba. Bagi warga Aceh, Idul Adha adalah hari yang sakral. Lebih dari pada itu di hari ini umat Islam Aceh dan seluruh dunia kembali diingatkan agar bersikap ikhlas dan sabar dalam berkorban.
Keihlasan dan kesabaran sebagai bekal untuk mengarungi kehidupan yang [...]
Filed under: KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI | Leave a Comment »